13 Ruko Sukaramai Dilalap si Jago Merah
Minggu, 12 Juni 2011
0
komentar
TRIBUNNEWS.COM, MEDAN – Kebakaran hebat kembali terjadi di sekitar Sukaramai tepatnya di Jalan Arif Rahman Hakim, Sukaramai, Medan, Sumatra Utara, yang menghanguskan setidaknya 13 rumah toko, Minggu (12/6/2011) dini hari.
Api diduga muncul dari rumah acuan yang juga digunakan sebagai warung kelontong. Api sangat liar dan merambat cepat ke pemukiman. Meski telah menurunkan 11 mobil pemadam kebakaran, api tak kunjung padam.
Haris warga Sukaramai kepada Tribun mengatakan, ketika dirinya melintas ingin beli minuman ke komplek Asia Mega Mas, dia melihat api menyala dari rumah acuan di gang Dahlia.
“Api pertama kali aku nampak dari rumah janda tua (acuan-red) itu bang dan langsung ku bangunkan ibu Sinaga yang rumahnya didepan jalan,” ucapnya.
Api sendiri sambungnya, sangat cepat menjalar ke rumah warga, sebab meskipun di bagian depan rumah acuan tersebut ruko, api langsung menjalar dengan cepatnya.
Sebagian pemilik rumah tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka karena sedang tidur lelap saat terjadi kebakaran. Api yang berasal dari salah satu rumah warga dengan cepat merembet ke rumah tinggal warga lainnya.
Petugas sempat kesulitan memadamkan api karena lokasi kebakaran berada di dalam gang. Selain itu, banyaknya warga yang menyaksikan juga menghambat petugas pemadam untuk memadamkan api yang telah trelanjur membesar. Api sendiri berhasil dipadamkan, setelah 4 jam lamanya. Akibat kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Sementara itu sempat terjadi keributan ketika warga dan petugas pemadam kebakaran ingin memadamkan api, seorang warga yang bernama Iqbal sempat mendapatkan pukulan dari warga. Iqbal diduga ingin menjarah rumah Ahing yang berdagang toko pakaian yang rukonya ikut ludes terbakar.
Kanit Reskrim Polsekta Medan Area, AKP Jonser Banjarnahor SH mengatakan, penyebab kebakaran masih lidik. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Kebakaran diduga dari lilin yang berasal dari rumah A Cuan. Saat ini, baru satu orang saksi yang kita mintai keterangan," bebernya.
Sementara itu, Batara Harahap, Lurah Tegal Sari I, mengatakan, korban jiwa tidak ada namun kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
"Asal kebakaran dari rumahnya A Cuan karena A Cuan menyalakan lilin. Ada saksi yang melihat dan sekarang sedang dimintai keterangan oleh polisi. Yang terbakar 15 ruko," terangnya.
sumber


0 komentar:
Poskan Komentar